Day 3 Ubah Kebiasan Buruk

Dihari ketiga, kebiasan buruk hampir tiba lagi, bangun terlambat.

hehe, baru jalan 2 hari di hari ketiga udah telat bangun.

Hari ini gua bangun pukul 05.00, ini udah melanggar aturan ubah kebiasan buruk wkwkw.

Tapi syukur masih telat 1,5 jam gak sampai parah parah amat telatya, tapi tetap ini salah gua gak normalisasi melanggar kedisiplinan.

Apa konsekuensi nya ? gua udah buat tantangan jika gua ngelanggar peraturan gua sendiri maka ada hukuman berupa downgride rokok.

Aneh ? ya ini kebiasan buruk tapi belum bisa gua atasin, yang jelas pointnya  untuk bisa merubah suatu hal setidaknya ada hukuman jika dilanggar.

Gua sendiri tiap hari minimal rokok 2 bungkus merk geo ( 26rb per bungkus ), hukumannya saat gua langgar peraturan dipotong anggaran rokok sebesar 32 ribu. Sehingga gua tetap bisa hisap rokok namun sangat sangat lah berat. Antara beli yang 10rb an 2 bungkus atau 1 bungkus 20rb an. Jelas sangat sangat berat dan cukup menantang bagi gua hahaha

Tapi gpp, karena ini gua besok harus bisa sportif agar hukuman tidak datang lagi wkwkkw

Gua mau sedikit share tentang pengalaman, jadi ditahun 2016 gua pernah masuk dunia MLM, dan jalan sekitar 5 bulanan. Ini salah satu penyesalan yang pernah gua alami.

Gua gak banyak bahas soal pengalaman buruk gua disitu, tapi gua mau jelasin sedikit kenapa sebaiknya yang belum pernah ke dunia MLM jangan pernah ikut ikutan.

Gua bahas ini, karena kebetulan barusan baca buku ada pembahasan tentang direct selling, sebenarnya cara jualan ini bagus namun masalahnya di Indonesia sering disalahgunakan (orangnya) untuk MLM atau skema ponzi.

Direct selling yang aneh adalah MEMBERNYA LEBIH BANYAK DARIPADA KONSUMENNYA.

Aneh kan ya?  membernya sendiri tidak memakai produk dan tidak menjualnya, tapi menjual reward dan mimpinya hehe. Agak kontroversi ini…

Ini awal mula ada indikasi bakal tumbang, bayangin misalkan  fanta jumlahnya 2 juta namun yang mengonsumsi cuma 1 juta? .  Sangat tidak masuk akal

Umumnya yang jual barang lebih sedikit daripada yang mengonsumsinya. Contoh nih ya, distributor samsung dan pemakainya banyak mana ? jelas pemakainya.

Tau APLI ?

Itu singkatan dari Asosiasi Penjualan Langsung Indonesia, bukan ASOSIASI PEREKRURATAN LANGSUNG INDONESIA.

Jadi sebaiknya berwaspadalah, karena marak banget ini di sekitar kita.

Direct selling itu sendiri sebenarnya bagus, namun yang dimaksud adalah Direct Selling yang mengutamakan edukasi konsumen dan penjualan produk. Sedangkan MLM lebih mengutamakan perekrutan.

Tulisan ini tidak bermaksud menyindir siapapun, ini cuma berbagi pengalaman.

Diskusi ? dikomen ya

Leave a Comment